| [46] Membentuk Pribadi Berjiwa Ikhlas dan Mandiri |
|
|
|
| Wednesday, 19 January 2011 14:02 |
|
Udaranya sangat sejuk, banyak pepohonan dan jauh dari keramain kota, itulah suasana Pondok Pesantren Modern Al Kautsar sehingga dapat menambah kekhusyukan pembinaan para santri di pondok yang tepatnya berlokasi di Jalan Hang Tuah Km 6,5 Sail, Bukitraya, Pekanbaru, Riau itu. Berdirinya Al Kautsar tentu saja tidak terlepas dari ide serta perenungan seorang wakif yakni H Syarifuddin Rasyid. Di penghujung tahun 1983, Ia bertekad mendirikan ponpes karena merasa terilhami firman Allah Surat al-Hujurat Ayat 15. Maka dengan penuh keikhlasan ia mewakafkan tanahnya seluas dua hektar untuk dijadikan pondok pesantren. Namun saat itu terkendala oleh ketiadaan sumber daya manusia yang bersedia menjadi guru dan pengasuh pondok. Syarifuddin tidak putus asa, ia terus menyosialisasikan pentingnya mendirikan ponpes diberbagai kesempatan khususnya kepada para orang tua santri Gontor yang tergabung dalam Posgori (Persatuan Orang Tua Santri Gontor Riau). Akhirnya pada di penghujung 1988, gayung bersambut, ia bersama Posgori mendirikan Yayasan Dakwah Budaya Islamiyah Riau. Kemudian, ia bersama beberapa anggota yayasan menghadap KH Abdullah Syukri Zarkasyi, Pimpian Pondok Modern Gontor Ponorogo, untuk mengajukan permohonan bantuan tenaga pengajar. Alhamdulillah, pada 2 Mei 1988 Al Kautsar resmi berdiri sebagai ponpes. Santri angkatan pertama berjumlah delapan orang yang dibina oleh tiga tenaga pendidik alumni Gontor. Pada periode ini pembinaan santri diarahkan untuk persiapan mengikuti ujian masuk Gontor. Oleh karena itu kurikulum yang diterapkan hanya meliputi beberapa bidang studi yang dijadikan materi ujian masuk Kulliyatul Mu'allimin Al Islamiyah (KMI) Pondok Modern Gontor. Perkembangan lain di antaranya penambahan fasilitas dan berbagai sarana serta pembenahan managerial pondok secara menyeluruh. Arah pendidikan yang diselenggarakan Pondok Modern al-Kautsar semakin terarah berdasarkan visi, misi, tujuan dan rencana strategis yang mulai dicanangkan tahun pelajaran 2002/2003. Adapun visi ponpes yang memiliki sekitar 300 santri dan 34 guru yang ahli di bidangnya ini adalah menjadikan Al Kautsar sebagai pusat pendidikan Islam; dan pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat yang berjiwa pesantren tahun 2020. Sedangkan tujuannya untuk membentuk pribadi yang berjiwa ikhlas, sederhana, mandiri, ukhuwah islamiyah, dan bebas serta berbudi tinggi, berbadan sehat, berpengetahuan luas dan berfikiran bebas; membentuk milieu yang mampu mengkaji, mendalami dan mengembangkan ilmu-ilmu keislaman berdasarkan Alquran dan Sunah; dan membentuk masyarakat Islam yang dinamis, partisipatif dan kooperatif dalam bidang keagamaan, ekonomi dan sosial-budaya. Untuk mewujudkan itu maka dibuatlah sistem pendidikan klasikal berasrama yang memadukan Tri Pusat Pendidikan dalam sistem pembinaan 24 Jam. Lembaga pengajaran formal adalah KMI yang dipadukan dengan program Madrasah Tsanawiyah dan Aliyah. Kurikulum yang diterapkan adalah kurikulum Pondok Modern Gontor dan Departemen Agama secara terpadu. Kegiatan ekstra-kulikuler : Qira'atul Qur'an, diskusi ilmiyah, pidato dalam tiga bahasa ( Indonesia, Arab dan Inggris), ketrampilan dasar komputer dan multi media, kaligrafi, lukis, musik, bela diri, olah raga, pramuka dll. Meskipun sarana dan prasarana fisik bangunan serta fasilitas penunjang proses kegiatan pendidikan dan pengajaran sampai saat ini masih sangat sederhana, namun tidak menghalangi semangat dan dedikasi para pendidik dan pengasuh dalam mendidik, mengajar serta membina kader-kader umat. Dengan kondisi seperti itu santri pun tetap berprestasi. Prestasi yang paling menonjol dari para santri Al Kautsar adalah Pramuka, Silat dan Bahasa Arab. Mereka menjadi utusan Pramuka Tingkat Nasional di Perkemahan Nusantara dan juara Pidato Bahasa Arab Tingkat Propinsi Utusan Riau 2009 Tingkat Nasional di Malang. Sedangkan untuk meningkatkan kualitas guru, Al Kautsar melakukan pendidikan kaderisasi bagi calon guru tetap; mengikut sertakan para guru dalam program penataran yang diadakan oleh Kanwil Depag Riau; mengadakan penataran guru yang melibatkan instruktur di luar pondok di setiap awal Tahun Pelajaran; mengadakan evaluasi kepengasuhan dan proses KBM rutin setiap minggu (forum kamisan); memberi kelonggaran kepada guru tetap untuk mengikuti program pasca sarjana. Kesejahteraan guru pun diupayakan dengan: memberi fasilitas rumah dinas dan fasilitasnya bagi guru tetap; menaikkan gaji dan honor guru secara berkala sesuai dengan kemampuan keuangan pondok; memberikan tunjangan jabatan, anak-isteri, jatah beras, melahirkan, perkawinan dan hari raya bagi guru tetap; pemberian gaji pokok bagi guru tetap berdasarkan senioritas; pemberian honor bagi guru honor dan guru kontrak berdasarkan jam pertemuan. Tak hanya guru, kesejahteraan seluruh komponen Al Kautsar pun harus diperhatikan maka pondok ini pun melakukan: mega proyek perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Langgam Kabupaten Pelalawan (proses penggarapan); peternakan sapi dari Dirjen Peternakan dan sudah berlangsung 4 tahun; mendirikan Koperasi Usaha Bersama (KUB) dan telah berjalan 4 tahun; dan ikut terlibat dalam Puskopontren Provinsi Riau.[] apri siswanto |




Pondok Pesantren Modern Al Kautsar, Bukit Raya, Pekanbaru, Riau





