Banner
[59] Hubungan Internasional Seperti Hukum Rimba PDF Print E-mail
Thursday, 03 November 2011 17:40

Hikmahanto Juwana,
Pengamat Hukum Internasional

Kalau menurut hukum Humaniter internasional, orang yang tidak bersenjata bahkan sudah menyerah itu sebenarnya tidak boleh dilakukan penembakan. Saya melihat memang ada pelanggaran hukum internasional oleh Amerika. Tapi masyarakat Internasional seolah diam itu karena dua alasan. Pertama, Osama dianggap sebagai pelaku teror internasional yang mengkhawatirkan mereka semua. Sehingga mereka tidak berkata ataupun membuat pernyataan. Kedua adalah keadidayaan dari Amerika Serikat yang seolah-olah katakanlah tidak lagi mengenal dua kekuatan, seolah-olah membiarkan Amerika Serikat untuk menentukan apa saja yang dianggap benar oleh Amerika Serikat.

Hukum Internasional masih tetap penting. Tapi kalau soal penegakan hukum internasional maka hukum internasioanl dianggap sebagai lemah. Saya ambil contoh, ketika Amerika Serikat kalah melawan Vietnam dan dia melakukan tindakan-tindakan yang dilarang oleh hukum Human internasional. Tetapi tidak ada satu warga atau tentara Negara Amerika Serikat pun yang diadili karena kedigdayaan itu.

Di Irak pun Amerika melakukan pelanggaran hukum Internasional. Intervensi yang dilakukan kedaulatan Amerika Serikat, kan begitu. Lalu juga hukum Human Internasional terhadap mereka-mereka yang ditawan oleh tentara Amerika Serikat. Tetapi lagi-lagi tidak ada proses terhadap mereka-mereka yang seharusnya bertanggung jawab. Lain ketika Indonesia dianggap bersalah melakukan “campur tangan di Timor Timur”. Setelah Indonesia tidak lagi campur tangan dalam Timor Timur itu, lepas dari Indonesia. Maka proses hukum dilakukan terhadap para Jenderal di pengadilan HAM berat itu. Disini yang menjadi masalah memang, hukum internasional itu bersinggungan dengan hubungan internasional. Dan kalau kita bicara hubungan internasional maka seperti hukum rimba siapa yang kuat dialah yang menang.[]

 

Untuk menambah keberkahan, disarankan untuk menyebarkan artikel pada situs ini dengan menyebutkan URL sumbernya.

Developed by SmileBizMedia. All rights reserved