Banner
[64] Puasa Lahir Batin PDF Print E-mail
Friday, 03 February 2012 15:55


KH Makruf Amin,
Ketua MUI Pusat

Ramadhan ini jangan dinodai dengan sikap perbuatan, perilaku yang mengurangi kesucian bulan puasa. Seperti tempat hiburan malam, klub-klub. Kita sampaikan kepada pemerintah untuk tempat-tempat seperti itu ditertibkan demi keamanan dan kesucian bulan Ramadhan.

Tetapi bukan dengan anarkis sebagaimana yang dilakukan kelompok tertentu. Maka sebaiknya jangan membiarkan kelompok itu bertindak, yang seharusnyalah  pemerintah yang berperan untuk menutup tempat-tempat seperti itu. Supaya jangan masyarakat yang bertindak sendiri. Itu harapan MUI sehingga kesucian Ramadhan ini bisa terjaga dan konflik-konflik juga bisa diredam.

Umat Islam dalam menjalankan shaum untuk mengisi Ramadhan dengan amalan-amalan yang dianjurkan selain puasa, tarawih, membaca quran, bersedekah, meramaikan masjid, amalan-amalan menahan diri dari ucapan-ucapan yang tidak baik. Jadikanlah puasa Ramadhan ini menjadi puasa lahir batin. Dan kita berharap masyarakat dan pihak-pihak yang tidak berpuasa jangan merusak kesucian bulan puasa. Kita harus terus menjaga, bukan saja di bulan Ramadhan berhenti untuk bermaksiat tapi harus seterusnya tidak melakukan hal itu. Banyak amal, aktifitas kebajikan dan tidak ada kemaksiatan.[]fatih mujahid

 

Untuk menambah keberkahan, disarankan untuk menyebarkan artikel pada situs ini dengan menyebutkan URL sumbernya.

Developed by SmileBizMedia. All rights reserved