|
[64] Mualaf Perlu Tampakkan Kemuslimannya |
|
|
|
|
Friday, 03 February 2012 15:58 |
|
 Irena Handono, Pakar Kristologi
Ketika seorang mualaf tidak didukung baik oleh keluarga maupun linkungannya, maka ia akan menemui situasi-situasi sulit yang akan menghambat dia dalam percepatan memahami Islam dan ibadah-ibadah dalam Islam.
Khusus waktu Ramadhan, saat-saat sulit bagi mualaf ini adalah ketika waktu sahur. Bangun untuk sahur harus menyiapkan sendiri, tak jarang menjadi menimbulkan masalah jika ia ketahuan menjalankan ibadah puasa. Saat siang, harus berpura-pura sibuk atau membuat alasan lain untuk menghindari ajakan makan siang dengan bos, teman kantor atau yang lain, hanya karena untuk menutupi kemuslimannya.
Demikian problem yang umum terjadi pada para mualaf, walaupun tidak semuanya. Namun yang penting diingat, bahwa Ramadhan adalah bulan mulia, keberkahan Allah SWT turun tercurah demikian melimpahnya. Demikian juga para mualaf baru, hendaknya tidak perlu takut untuk menyatakan diri sebagai seorang Muslim kepada keluarga dan lingkungan. Justru tampillah dengan tegar, bangga dan sikap yang penuh santun dan akhlak mulia. Insya Allah, pertolongan Allah akan turun dengan segera. Allah akan memudahkan keluarga dan lingkungan menerima para mualaf, memudahkan para mualaf menjalani ibadah di bulan Ramadhan. Dan insya Allah justru para mualaf akan memulai dakwah pada keluarga dan lingkungannya.[]
|