|
Diasuh oleh:
Dra (Psi) Zulia Ilmawati
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Ibu Pengasuh Rubrik Konsultasi Keluarga, saya pernah mendengar sebuah hadits yang kurang lebih berbunyi “ Sesungguhnya menanamkan ajaran Islam kepada anak kecil ibarat mengukir di atas batu”. Terkait dengan penanaman kecintaan pada Allah dan Rasulullah SAW pada anak usia dini (4 sampai 6 tahun), apa yang mestinya saya ajarkan pada mereka agar tepat sesuai dengan usianya. Jazakillah untuk penjelasannya.
Wassalamu'alaikum Wr.Wb
NRM Semarang
Wa'alaikumsalam Wr.Wb
Ibu NRM yang baik, Pada umumnya, anak usia 4-6 tahun mulai dapat mengenal dan mengikuti nilai dan norma yang berlaku, bukan hanya dalam keluarga tapi juga dalam masyarakat sekitarnya. Mereka mulai mengerti tentang konsep benar dan salah, mulai mengenal mana yang boleh dan tidak sehingga mulai dapat dikenalkan pada aturan-aturan dan disiplin yang konsisten. Selain tetap membutuhkan perhatian dan kasih sayang, pada usia ini anak juga membutuhkan lingkungan di luar rumah, senang memperhatikan dan bermain dengan anak lain. Mereka membutuhkan alat dan tempat bermain yang dapat membantunya mengembangkan kemampuannya yang sedang berkembang pesat dari mulai perkembangan bahasa, motorik, emosi, sosial maupun perkembangan kecerdasannya.
Ibu NRM yang baik, Setelah mengenalkan Allah lewat kalimat thayibah pada usia sebelumnya, maka di usia 4 sampai 6 tahun pengenalan kepada Allah SWT bisa dilakukan dengan menghadirkan dan mengenalkan sebanyak-banyaknya hasil ciptaan Allah melalui pengamatan yang lebih mendalam. Misalnya, anak diminta melakukan eksplorasi dan pengamatan melalui praktek menanam biji-bijian, mengajaknya ke tempat-tempat yang bisa dijadikan sarana sebagai pengenalan ciptaan Allah seperti kebun binatang, taman bunga dan sebagainya. Pada usia ini anak akan banyak bertanya tentang Allah. Di sinilah diperlukan penjelasan yang mudah diterima anak sesuai dengan bahasa yang dimengerti anak pula. Selain pengenalan yang lebih mendalam, tanamkan kepada mereka bahwa Allah SWT akan memberikan pertolongan kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah akan selalu mengawasi setiap apa yang dilakukan manusia. Ajaklah anak ke tempat-tempat yang dapat membangkitkan rasa empati seperti tempat-tempat yang sedang terjadi bencana dan membutuhkan bantuan agar anak selalu bersyukur dengan karunia Allah SWT. Anak usia 4 sampai 6 tahun juga sudah mulai mengerti tentang aturan-aturan, benar dan salah, maka pengenalan terhadap syariat Islam juga sudah dapat dilakukan. Praktek ibadah seperti wudlu, shalat, puasa juga sudah bisa diajarkan secara bertahap.
Ibu NRM yang baik, Cinta pada Rasulullah SAW merupakan wujud kesaksian yang kedua, setelah kesaksiaannya pada Allah SWT. Para ulama besar terdahulu dan generasi penerusnya memberikan perhatian yang sangat serius dalam menanamkan cinta pada Rasulullah SAW pada anak-anak. Rasa cinta yang mendalam kepada Rasulullah memberikan dampak positif pada pertumbuhan dan perkembangan jiwa anak. Apabila kita perhatikan secara cermat pertumbuhan anak, maka anak usia dini akan berusaha keras meniru perilaku seseorang. Dan menginjak masa usia baligh mereka akan meniru tokoh yang dikagumi. Anak akan mencari idola yang dianggapnya paling hebat dalam segala hal. Mereka bisa meniru dan bertindak seolah-olah memiliki kehebatan seperti apa yang dimiliki tokoh yang dikaguminya. Bahkan tunduk dan mengikuti apa yang diperintahkannya. Karena itu, pengenalan terhadap sosok Rasulullah SAW harus dimulai sedini mungkin. Seperti halnya di usia sebelumnya, pengenalan terhadap Rasulullah SAW pada anak usia 4 sampai 6 tahun dapat dilakukan dengan menceritakan sejarah kehidupan beliau. Pemahaman terhadap sejarah kehidupan Nabi diyakini akan memberikan pengaruh kepada pendidikan dan perkembangan jiwa anak. Karena pemahaman yang baik terhadap kepribadian Nabi SAW, secara tidak disadari akan menumbuhkan rasa cinta anak pada pribadi beliau. Demikian ibu NRM, semoga dimudahkan dalam menanamkan kecintaan anak pada Allah dan Rasul-Nya. Amiin..[]
|