| [56] Densus Jatim Tebar Stigma |
|
|
|
| Thursday, 14 July 2011 13:36 |
|
Mereka menggelar latihan dengan properti kotak bom bertuliskan ''Jihad Fisabilillah Demi Kebenaran'' ditingkahi teriakan takbir pemeran teroris. "Secara tidak langsung, polisi Jawa Timur telah sengaja dan terus terang menganggap bahwa seluruh umat Islam adalah teroris," kecam Koordinator Indonesian Crime Analyst Forum (ICAF) Pusat, Mustofa B Nahrawardaya, dalam rilis kepada pers, Jumat (25/3). Hal itu, tandasnya, sungguh melukai hati umat. Kecaman ICAF ditujukan pada ulah Densus 88 Polda Jatim yang menggelar simulasi penanganan bom di kereta komuter dari Stasiun Wonokromo ke Stasiun Gubeng, Kamis (24/3). Latihan tersebut dipersoalkan, karena menggunakan properti kotak bom bertuliskan ''Jihad Fisabilillah Demi Kebenaran'' ditingkahi teriakan takbir dari orang yang berperan sebagai teroris. Sama saja artinya stigma teroris dilekatkan pada Islam. Mustofa pun mengingatkan agar polisi minta maaf, tidak usah menunggu reaksi besar umat Islam. Ia mengingatkan, penyalahgunaan simbol tersebut “Bahwa cara-cara seperti ini, bisa jadi memang disengaja untuk memancing kemarahan umat, demi meneguk keuntungan sesaat. Oknum-oknum Dia mendesak Presiden SBY untuk menegur keras Polda Jatim. "Presiden sudah saatnya menegur keras terhadap Polda Jatim maupun lembaga yang terlibat dalam simulasi itu. Jika tidak, presiden bisa dianggap terlibat langsung atau pun tidak langsung terhadap penggunaan simbol Islam yang dipakai dalam simulasi," ujar Mustofa. Namun Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Untung S Radjab, berkilah pihaknya tidak menggunakan simbol-simbol Islam. “Simbol apa. Simbol agamanya koyok opo (seperti apa). Jangan salah tafsir,” kata Untung kepada wartawan usai salat Jumat di Masjid Nurul Huda kompleks Mapolda Jatim, Jalan Ahmad Yani, Jumat (25/3). Ia lalu membuat analogi ngawur untuk membenarkan tindakannya. "Kalau saya ke Dolly persepsinya apa. Wong aku arep ngei mergo rong dino gak oleh tamu (Saya mau memberinya karena sudah dua hari tidak mendapatkan tamu). Itu misalkan. Itu persepsi apa salah aku. Coba yang cerdas lah jangan sempit," kata Untung. Sudah menjadi rahasia umum, Densus-88 membawa misi Amerika yang memusuhi umat Islam. Padahal mereka sendiri meneror negeri-negeri Islam dengan kejam dan bengis. Kelakuan itu, menurut wartawan senior John Pilger, menunjukkan bahwa Amerika Serikat adalah Negara Bajingan. Dan inikah yang hendak diteladani oleh Polda Jatim?[] ta |










