Banner
Saksi mata: Bohong, Tidak Ada Pendobrakan Pintu Dan Penamparan PDF Print E-mail
Thursday, 10 May 2012 09:01

Mediaumat.com, Yogyakarta- Isu kekerasan yang bergulir disejumlah media dan mengarah kepada Majelis Mujahidin, Ormas Islam dan masyarakat pada aksi pembubaran diskusi Feminis lesbi penghina nabi Irshad Manji, dinilai sebagai kebohongan oleh Rino Prastyo salah seorang aktivis dakwah kampus yang berada pada peristiwa tersebut.

Hal ini diungkapkannya melalui  social media twitter Gurino Is Gumiho @Rinoprassetyo. Ia menjelaskan tidak pernah ada aksi pendobrakan pintu pada pembubaran diskusi tersebut, karena acara diskusi berlangsung diruang terbuka.

“Di dobrak?? Mau mendobrak apa??? Acara d LKIS itu d pendopo, bangunan terbuka.” Lontar rino pada laman twitternya Kamis, (10/5) Yogyakarta.

Ia pun membantah telah terjadi pendobrakan pagar, karena pagar memang mudah dimasuki siapa saja, akibat dari tidak dikuncinya pagar tersebut

“Jika ada yg mengatakan kami mendobrak pagar, itu salah besar. Pada saat itu pagar tidak dalam kondisi ditutup dn digembok.”ujarnya

Tambahnya, dia tidak menemui Irshad pada awal dia memasuki pendopo, yang ditemukan adalah para banci dan warga negara asing yang menghadiri acara tersebut.

“Pada saat kami masuk, kami mencari yg namanya Irshad Manji, Di sana tidak ada Irshad. yg ada banci, bule, dan ada salah satu mahasiswa UMY.” Jelas Rino.

Oleh karena itu, ia menilai bahwa pernyataan bahwa Irshad Manji panik dan ketakutan itu merupakan berita yang tidak benar.

Menyoal penamparan, Rino menyatakan tidak ada penamparan. “Saya klarifikasi bahwa TIDAK ada kejadian penamparan. Penjitakan banci iya ada,” Saksinya dalam akun twitternya[] (bilal/fm)

 

Untuk menambah keberkahan, disarankan untuk menyebarkan artikel pada situs ini dengan menyebutkan URL sumbernya.

Developed by SmileBizMedia. All rights reserved