Banner
Skandal Politik “Memoget” Mengancam Masa Depan Presiden Pakistan PDF Print E-mail
Friday, 25 November 2011 14:10

mediaumat.com- Mahkamah Agung Pakistan pada hari Kamis (24/11) mengkaji keterlibatan presiden negara itu, Asif Ali Zardari dalam skandal politik yang disebut dengan “memoget”.

Skandal “memoget” dinilai sebagai salah satu skandal politik terbesar dalam sejarah Pakistan, setelah terungkapnya upaya Presiden Asif Ali Zardari untuk mendapatkan dukungan dari AS dalam mengisolasi kepemimpinan angkatan bersenjata negaranya guna mengantisipasi kudeta militer yang mungkin terjadi atas dirinya.

Zardari, melalui seorang pengusaha AS asal Pakistan, dan juga melalui duta besar Pakistan di Washington, telah mengirim memorandum kepada Presiden AS yang berisi permintaan agar AS membantunya dalam menghadapi para jenderal Pakistan.

Dalam hal ini, Presiden berencana untuk mengganti kepala intelijen dan kepemimpinan dalam Angkatan Bersenjata dengan orang-orang yang dekat dengan dirinya. Sementara imbalannya, ia akan memberikan AS “carte blanche, kekuasaan penuh” untuk melawan Taliban di wilayah barat utara negara itu, serta penghapusan Departemen “X” di badan intelijen Pakistan (ISI), yang merupakan salah satu departemen yang paling bersifat rahasia.

Dan investigasi terkait sudut pandang “memoget” sedang berlangsung di bawah kendali Direktur Intelijen Pakistan, Ahmad Shuja Pasha. Sungguh, skandal ini telah mengguncang posisi Presiden Pakistan yang menyangkal keterlibatannya dalam memo itu[]moheet

 

Untuk menambah keberkahan, disarankan untuk menyebarkan artikel pada situs ini dengan menyebutkan URL sumbernya.

Developed by SmileBizMedia. All rights reserved