Banner
[54] Rezim Jagal Tunggu Ajal PDF Print E-mail
Wednesday, 02 March 2011 21:02

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuhu

Salam Perjuangan!
Alhamdulillah, kami bisa hadir kembali ke ruang baca Anda. Semoga kehadiran kami bisa membuka cakrawala berpikir Anda dalam menyikapi kasus/persoalan kekinian yang berkembang.

Pembaca yang dirahmati Allah, perlu kami sampaikan bahwa sejak 1 Maret ini redaksi kami pindah kantor. Alamat kami tidak lagi di Jl Utan Kayu Raya 109 c, tapi sekarang di gedung Crown Palace A25 Jl Prof Soepomo, Tebet, Jakarta Selatan. Namun, ini masih alamat sementara karena kami sedang berusaha mencari tempat yang representatif bagi kantor redaksi kami.

Pembaca yang dirahmati Allah, edisi kali ini terasa agak special dibandingkan sebelumnya. Sebab, biasanya cover selalu mewakili isi Media Utama. Kali ini ada sedikit perubahan. Cover mewakili isi Fokus.  Rubrik Fokus itu sendiri lebih panjang dari biasanya, empat halaman. Kami perlu mengangkat ini karena tuntutan perkembangan.

Selain itu, mulai edisi ini kami menyajikan sajian khusus 'Sejahterakan Indonesia dengan Khilafah'. Ini adalah bagian road to Konferensi Rajab 1432 H. Berbagai tema penting dan menyentuh kehidupan rakyat akan dikupas dalam sajian khusus ini dalam beberapa edisi mendatang.

Dengan adanya tambahan halaman pada rubrik Fokus dan ada sajian khusus, ini menyebabkan pergeseran halaman di sana-sini. Beberapa rubrik terpaksa off untuk sementara. Namun kami berharap ini tidak akan mengurangi nilai yang Anda dapatkan dari media ini. Kami selalu berusaha menyajikan yang terbaik bagi Anda.

Pembaca yang dirahmati Allah, 4-14 Maret ini kami hadir di Islamic Book Fair Istora Senayan Jakarta. Anda bisa mampir di stand kami yang menempati lokasi di Multazam 125  B. Anda bisa bertemu dengan beberapa awak redaksi dan usaha yang standby di sana. Anda juga bisa mendapatkan Media Umat edisi sebelumnya yang mungkin belum ada di koleksi Anda. Kami pun mendapat kesempatan untuk mengisi panggung utama. Hanya saja waktu pastinya belum bisa kami sampaikan sekarang karena masih menunggu konfirmasi dari panitia.

Bagi kami, kegiatan seperti ini adalah sarana yang penting untuk menyebarluaskan ide-ide Islam ke tengah masyarakat sekaligus mengenalkan keberadaan media ini kepada mereka. Kami berharap, gaung perubahan ke arah Islam kian tersebar ke seantero negeri ini.

Pembaca yang dirahmati Allah, berdasarkan hitungan Masehi, sudah 87 tahun kita tidak memiliki pemimpin kaum Muslim. Tepat 3 Maret 1924, kekhalifahan terakhir umat Islam jatuh. Sejak itu kaum Muslim seperti ayam kehilangan induk. Kita terus menerus dalam tekanan dan serangan orang-orang kafir tanpa ada benteng yang bisa melindungi kecuali diri kita masing-masing.

Permasalahan demi permasalahan terus muncul tanpa pernah bisa diselesaikan secara tuntas. Kalau ada pemecahan hanya bersifat sementara dan di permukaan, tidak menyentuh akarnya. Pemimpin-pemimpin kaum Muslim di negeri-negeri Islam mempratikkan kepemimpinan yang tidak Islami. Mereka mengabdi pada kepentingan orang kafir Barat. Di sebagian negara, Islam menjadi kamuflase para pemimpin itu untuk menipu rakyat. Islam tak pernah diterapkan secara kaffah sebagaimana tuntutan Allah dan Rasul-Nya.

Karena itu, saatnya kita bangkit dengan cara bangkit yang benar yakni melalui jalan Islam. Hanya dengan itulah umat Islam akan kembali memperoleh kemuliaan dan mampu menghadapi tipu daya orang-orang kafir. Allahu Akbar!

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuhu

 

Untuk menambah keberkahan, disarankan untuk menyebarkan artikel pada situs ini dengan menyebutkan URL sumbernya.

Developed by SmileBizMedia. All rights reserved