[69] Anti Kapitalisme Guncang Dunia PDF Print E-mail
Thursday, 03 November 2011 14:00

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuhu


Salam perjuangan!
Bagaimana kabar Anda? Semoga Anda dalam lindungan Allah SWT dan memperolah keberkahan dalam menjalani setiap aktivitas.

Pembaca yang dirahmati Allah, jika Anda adalah pelanggan setia kami, Anda pasti pernah mendapatkan tabloid di atas, yakni edisi 54, 4-17 Maret 2011 dengan judul cover: “Rezim Jagal Tunggu Ajal”. Terbitan saat itu terbukti sudah.

Konstelasi politik dalam negeri Libya dengan campur tangan asing telah menumbangkan Muammar Qaddafi. Ia telah menerima pembalasan di dunia atas kebiadabannya terhadap kaum Muslim di sana. Ia mati terhina.

Kami memuatnya kembali tema Qaddafi ini di rubrik Fokus. Memang tak sepanjang yang pernah kami muat sebelumnya. Jika Anda ingin lengkap, tentu alangkah baiknya jika Anda membongkar kembali koleksi Media Umat dan membaca edisi 54.

Pembaca yang dirahmati Allah, satu hal yang kurang mendapat perhatian kita semua adalah krisis yang melanda dunia saat ini. Bagi kita mungkin tidak begitu terasa karena kita memang belum pulih dari krisis berkepanjangan. Tapi bagi warga Amerika dan Eropa, mereka mulai tersiksa. Banyak di antara mereka yang nganggur dan akhirnya jadi gelandangan—suatu yang mungkin tak terbayang oleh kita karena kita selalu disuguhi kemegahan mereka.

Mereka mulai turun ke jalan. Mereka marah terhadap pemerintah dan pengusaha karena telah mengambil hak-hak mereka sebagai rakyat. Mereka menggelorakan anti kapitalisme. Bank-bank mereka datangi dan mereka gugat. Rumah-rumah pengusaha besar mereka teriaki. Mereka ingin keadilan dan kesejahteraan.

Kondisi ini sangat menarik. Bukankah selama ini kapitalisme dianggap sebagai ideologi yang terbaik? Nyatanya, kapitalisme gagal menyejahterakan rakyatnya sendiri dan kini digugat oleh pemeluknya. Inilah makanya pada edisi ini kami bahas masalah itu di Media Utama.

Anda juga bisa membaca rubrik lainnya, tentu dengan tema-tema yang cukup aktual. Semoga Anda puas. Selamat membaca!


Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuhu

 

Untuk menambah keberkahan, disarankan untuk menyebarkan artikel pada situs ini dengan menyebutkan URL sumbernya.

Developed by SmileBizMedia. All rights reserved