| [73] Bahaya Proyek Deradikalisasi |
|
|
|
| Wednesday, 04 January 2012 17:18 |
|
Salam perjuangan! Di sisi lain, seiring pertambahan waktu, dorongan kepada kaum Muslimin untuk menerapkan syariah dalam naungan khilafah seharusnya kian berkobar. Soalnya, kalau hingga kini institusi Islam itu belum juga terwujud, berarti kita tetap berkubang dalam kemaksiatan yakni ditinggalkannya hukum-hukum Allah. Padahal mencampakkan hukum-hukum Allah adalah tindakan dosa. Para sahabat Rasulullah sangat menyadari betul kondisi ini. Makanya mereka berijmak bahwa kaum Muslim tidak boleh kosong dari adanya khalifah hanya dalam waktu tiga hari. Sekarang sudah berapa hari? Kalau dihitung runtuhnya kekhilafahan Islam terakhir di Turki 3 Maret 1924, maka sudah lebih dari 31.690 hari kaum Muslimin tak memiliki pemimpin yang hakiki. Semuanya berdosa kecuali mereka yang telah dan berjuang, meski belum berhasil. Pembaca yang dirahmati Allah, tentu kita berharap hari-hari ke depan kebaikan dan keberkahan Allah menghampiri kita khususnya kaum Muslimin. Sungguh amat rugi jika masa depan kita sama saja dengan masa lalu. Dan celaka, jika masa depan lebih buruk dari masa yang telah lewat. Tentu, kita yakin kebaikan hanya akan hadir jika sistem ini diganti dengan sistem yang datang dari Yang Maha Baik dan Adil. Itulah sistem Islam. Kaum Muslimin di mana pun tak bisa menggantungkan harapannya pada sistem kufur yang sekarang sedang berjalan. Ibarat sebuah habitat, sistem kufur bukanlah habitat yang baik dan cocok bagi kaum Muslimin. Habitat yang paling baik adalah sistem Islam di bawah institusi Daulah Khilafah Islamiyah. Hanya dengan itulah, kehidupan menjadi berkah. Ridha Allah akan datang. Pembaca yang dirahmati Allah, di edisi kali ini kami mengangkat tema deradikalisasi. Ini adalah sebuah tema yang penting dan wajib diketahui oleh kaum Muslim. Soalnya di dalamnya ada penyesatan yang sangat berbahaya bagi kita. Meski sasarannya untuk 'teroris', ternyata proyek ini hanyalah kedok untuk menghadang kebangkitan Islam. Program ini bukan murni Indonesia, tapi pesanan asing. Di rubrik lain, kami masih mengangkat kembali kasus Century di rubrik Fokus. Kalau Anda mengikuti terbitan sebelumnya, kami pernah membuat judul 'Skandal Century, Rakyat Dikibuli', ternyata itu terbukti.Cuma kali ini kami kupas tentang temuan terbaru yakni surat rahasia Sri Mulyani kepada SBU yang menunjukkan bahwa Presiden SBY sangat mengetahui kebijakan terhadap bank Century. Akhirnya, kami segenap jajaran redaksi dan usaha Media Umat menyampaikan selamat kepada distributor Media Umat M Ihsan atas kelahiran putra keduanya: Muhammad Sabian Fairuz pada 2 Januari 2012, semoga menjadi anak shalih dan pejuang Islam. Selamat membaca! Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuhu |




Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuhu 





