| [82] Irshad Manji, Si Lesbi Penebar Racun |
|
|
|
| Tuesday, 22 May 2012 06:39 |
|
Salam Perjuangan! Bagaimana kabar Anda semua? Semoga tetap dalam lindungan Allah SWT dan menjadi hamba-hamba-Nya yang tunduk dan patuh terhadap aturan-Nya. Amin. Pembaca yang dirahmati Allah, tanpa terasa kami sudah sampai di edisi 82. Ini berarti telah tiga tahun sudah kami hadir ke ruang baca Anda. Alhamdulillah, kami bisa mengunjungi Anda dua pekan sekali (dua kali sebulan) secara terus menerus. Kami berharap Anda tetap bersama kami. Tanpa Anda, media ini kurang bermakna. Maka, kami sejak dua edisi lalu mengadakan survei kecil-kecilan. Bukan apa-apa, ini untuk melihat tanggapan Anda terhadap media ini baik tentang isi, perwajahan, minat, dan lainnya. Kami berharap di tahun keempat ada perbaikan jika diperlukan. Untuk itu kami sangat senang jika Anda ikut berpartisipasi dalam survei melalui short message service (SMS) dengan tarif normal. Di samping itu, kami terus mengembankan pasar kami. Kalau Anda melihat iklan kami beberapa edisi ini, Anda pasti tahu bahwa kami mengadakan ‘Bedah Media Umat’ di beberapa kota secara bergiliran. Ini tidak lain untuk mengenalkan MU kepada khalayak kaum Muslimin dan sekaligus bertemu para pembaca MU. Alhamdulillah, dari acara yang sudah berlangsung di beberapa kota, kami menangkap ada kehausan informasi yang shahih. Bagi para pembaca yang sudah lama mengenal media ini, rata-rata mereka cukup mudah memahami isi tabloid ini dan bisa menerima pesan yang terkandung di dalamnya. Sementara bagi yang baru, MU cukup bisa menarik mereka untuk membacanya. Melalui acara ini pula, kami mencoba mendekatkan jajaran redaksi dan usaha MU langsung kepada Anda. Kalau biasanya, Anda hanya bisa membaca tulisan-tulisannya di ajang Bedah MU, Anda bisa langsung bertemu dan berkomunikasi dengan para penulis dan pengisi rubrik. Pembaca yang dirahmati Allah, kami sangat senang jika Anda pun bisa menjadi mitra kami dalam menyebarkan media ini. Tentu sebatas kemampuan masing-masing. Bisa meminjamkan, membelikan, atau menempelkan MU di majalah dinding baik di masjid maupun tempat lainnya. Jika saudara, teman, tetangga, dan lainnya tercerahkan setelah membaca media ini, insya Allah Anda pun mendapatkan pahalanya. Amin. Pembaca yang dirahmati Allah, kali ini kami mengangkat tema tentang Israel. Ini terkait dengan kunjungan beberapa orang Indonesia ke acara Hari Ulang Tahun Israel di Singapura beberapa waktu lalu. Tentu, ini menjadi ironis di tengah perjuangan rakyat Palestina membebaskan negerinya. Dan bagi Indonesia yang mayoritas Muslim, tindakan mereka ini sungguh menyakitkan hati. Mengapa sampai mereka bisa sedemikian dekat dengan Israel? Jangan-jangan sudah banyak tokoh-tokoh lainnya yang sudah menjadi teman dekat dan antek Israel? Tak kalah menariknya, di rubrik Fokus kami mengangkat kasus Irshad Manji. Penghina Nabi Muhammad SAW ini beberapa waktu lalu dibawa keliling oleh kalangan liberal Indonesia untuk menjajakan homoseksual dan lesbianisme. Teman Salman Rusdie ini pun mengobrak-abrik pemahaman umat terhadap Islam. Pembaca yang dirahmati Allah, semoga sajian kami kali ini bisa menambah wawasan Anda. Semoga bermanfaat. Allahu Akbar!!!
|











